Apa itu "ikhlas yang sesungguhnya"??
Berawal dari cerita 3 manusia santai dengan berjuta pengalaman hidup yang berbeda situasi namun satu kondisi.
Situasi dimana harus "mengikhlaskan" orang yang benar benar disayang, yang benar benar dicintai, yang benar benar sangat berarti dalam perjalanan hidup.
Mengikhlaskan itu sulit, sakit, perlu proses yang sedemikian rumit.
Bahkan proses ikhlas yang sesungguhnya itu harus melewati fase dimana kita kehilangan jiwa atau banyak orang menyebutnya "gila".
Ya melewati fase dimana selalu muncul kata kata asing, penglihatan asing, serta pemikiran asing mengenai lingkungan sekitar.
Bagaimana melewati fase tersebut agar tidak mengarah masuk ke jalur gelap?
Sampai sekarang cara melewati fase itu tidak ada yang bisa mendeskripsikan ataupun menjelaskan secara teori. Ya karna cara melewatinya hanya jiwa itu sendiri yang mengetahuinya. Bahkan bisa dibilang jiwa melakukan secara refleks.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar